Minggu, 15 September 2013

Skripsi Keperawatan - Hubungan Fungsi Manajerial Kepala Ruangan dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Pengendalian Infeksi Nosokomial di RSUP H. Adam Malik Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Hubungan Fungsi Manajerial Kepala Ruangan dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Pengendalian Infeksi Nosokomial di RSUP H. Adam Malik Medan.  Infeksi nosokomial adalah infeksi yang diperoleh dari rumah sakit yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan pasien tersebut selama dirawat maupun sesudah dirawat yang dapat terjadi karena intervensi yang dilakukan.

Fungsi manajemen kepala ruangan adalah suatu proses bekerja dengan staf keperawatan untuk mengelola pelayanan keperawatan di suatu ruang rawat dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengaturan staf, kepemimpinan, dan pengendalian. Sedangkan kepatuhan adalah perilaku perawat dalam melaksanakan prosedur/tindakan sesuai aturan/standar yang telah ditetapkan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi manajerial kepala ruangan dengan tingkat kepatuhan perawat dalam penerapan pengendalian infeksi nosokomial di ruang rawat inap Rindu A dan Rindu B RSUP H. Adam Malik Medan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional yang bersifat cross sectional dengan sampel 67 orang perawat pelaksana. Metode sampling yang digunakan adalah systematic random sampling.

Analisa data dilakukan dengan analisa univariat, bivariat untuk mengetahui hubungan variabel independen dan variabel dependen dengan menggunakan uji spearmen. Data diperoleh melalui kuesioner. Hasil analisis univariat dari fungsi manajemen kepala ruangan dalam penerapan pengendalian infeksi nosokomial menurut perawat pelaksana diperoleh baik (65,7%) dan perawat yang patuh (98,5%). Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji spearmen antara kedua variabel diperoleh p=0,014 (p<0,05) dan nilai r=0,298.

Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepala ruangan dapat melakukan pelatihan infeksi nosokomial untuk meningkatkan perilaku kepatuhan, kemampuan dan keterampilan perawat agar mendukung fungsi manajemen kepala ruangan yang telah ada, serta meningkatkan fungsi manajemen kepala ruangan melalui kebijakan dan fasilitas yang mendukung.

Skripsi Keperawatan - Pengaruh Konsep Diri Dan Strategi Belajar Mahasiswa Terhadap Kejadian Underachiever Di Fakultas Keperawatan USU Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Pengaruh Konsep Diri Dan Strategi Belajar Mahasiswa Terhadap Kejadian Underachiever Di Fakultas Keperawatan USU Medan. Underachiever dipahami sebagai mahasiswa yang memiliki prestasi rendah dibandingkan tingkat kecerdasan yang dimilikinya. Demi mendapatkan pengetahuan mengenai mahasiswa berbakat berprestasi kurang dan agar mereka dapat kembali memperlihatkan prestasi sesuai dengan potensi yang dimiliki, maka perlu diketahui mengenai permasalahan yang menyebabkan underachiever.

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsep diri dan strategi belajar terhadap kejadian underachiever di Fakultas Keperawatan USU Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jalur A stambuk 2007 Fakultas Keperawatan USU Medan, yang terdiri dari 56 orang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri dan strategi belajar tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kejadian underachiever, dengan nilai sig. variabel konsep diri adalah 0,216 ( > 0,05), dan nilai sig. variabel strategi belajar adalah 0,141 (> 0,05). Disarankan bagi mahasiswa keperawatan USU Medan supaya lebih meningkatkan minat dan motivasinya terhadap keperawatan dengan cara meningkatkan pengalaman dan pengetahuannya tentang keperawatan karena motivasi adalah ujung tombak dalam pelaksanan sebagai perawat yang profesional.

Skripsi Keperawatan - Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Pada Lansia Di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Pada Lansia Di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung. Kecemasan adalah manifestasi dari berbagai proses emosi yang bercampur baur, yang terjadi ketika orang sedang mengalami tekanan perasaan (frustasi) dan pertentangan batin (konflik).

Perubahan terjadi pada manusia seiring dengan berjalannya waktu melalui tahap-tahap perkembangan mulai dari periode prenatal sampai pada usia lanjut. Faktor-faktor kecemasan pada lansia yaitu faktor pekerjaan, status kesehatan, kehilangan pasangan, keluarga, dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pada lansia di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung.

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik total sampling melibatkan 82 orang responden yang dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2011. Seluruh responden menjawab kuesioner yang telah diberikan kepada responden. Berdasarkan faktor-faktor tersebut yang paling tinggi persentasenya adalah faktor pekerjaan yaitu 36 responden (43,9%), dan persentase terendah 6 responden (7,7%) tidak pernah cemas karena yang memiliki penyakit kronis hanya 22 responden, sehingga mereka tidak terlalu cemas terhadap penyakit. Kelemahan dalam penelitian ini berkaitan dengan metode pengumpulan data karena pernyataan tentang kecemasan tidak spesifik tetapi secara umum. Saran praktis yang diberikan kepada keluarga yang tinggal bersama lansia agar dapat agar dapat menjadi suppert system pada lansia dan mampu meminimalisasi kecemasan pada lansia.

Skripsi Keperawatan - Pengetahuan Orang Tua Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Keluarga Di Lingkungan XIII Kelurahan Binjai Estate

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Pengetahuan Orang Tua Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Keluarga Di Lingkungan XIII Kelurahan Binjai Estate. Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan dasar dari pencegahan berbagai penyakit. Agar masyarakat khususnya keluarga dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat maka diperlukan pengetahuan yang merupakan dasar dari pembentukan perilaku.

Keluarga khususnya orangtua memilki peran penting dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga untuk dapat mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat diperlukan pengetahuan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengethauan orangtua tentang perilaku hidup bersih dan sehat di Lingkungan XIII Kelurahan Binjai Estate.

Desain penelitian adalah deskriptif. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 48 orang dan penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan April. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat yang meliputi data demografi serta pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden memilki pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat dengan kategori baik (91,7%) dan 4 responden memilki pengetahun cukup (8,3%). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta dapat ikut serta dalam peningkatan pengetahuan dan penerepan PHBS di masyarakat.

Skripsi Keperawatan - Perbedaan Pengaruh Imbalan Jasa yang dipersepsikan oleh Perawat Pelaksana dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di RSUP H. Adam Malik Medan dan RSU Martha Friska Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Perbedaan Pengaruh Imbalan Jasa yang dipersepsikan oleh Perawat Pelaksana dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di RSUP H. Adam Malik Medan dan RSU Martha Friska Medan. Perawat pelaksana yang bekerja sebagai pegawai/karyawan di instansi swasta atau pemerintah tentunya berharap akan memperoleh penghasilan atau imbalan yang cukup guna memenuhi kebutuhan yang paling mendasar atau primer. Perilaku ini dapat dijelaskan karena tingginya tingkat imbalan akan mempengaruhi motivasi pegawai dalam bekerja.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh imbalan jasa terhadap kinerja yang dipersepsikan oleh perawat pelaksana dalam memberikan asuhan keperawatan pada RSUP H. Adam Malik Medan dan RSU Martha Friska Medan. Desain penelitian ini adalah komparatif, dengan jumlah populasi sebanyak 286, sedangkan sampel diambil sebanyak 25% yaitu72 responden, 36 responden di RSUP H. Adam Malik Medan dan 36 responden di RSU Martha Friska Medan. Analisis data dilakukan dengan bantuan komputerisasi menggunakan analisis regresi linier dan uji “t”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah (72,2%) perawat pelaksana di RSUP HAM menyatakan jumlah imbalan jasa yang diterima cukup, sedangkan pada RSU Martha Friska lebih dari setengah (61,1%) perawat pelaksana menyatakan imbalan jasa yang diterima kurang.

Pada kinerja perawat ditemukan bahwa mayoritas perawat pelaksana pada RSUP HAM Medan dan RSU Martha Friska Medan memiliki kinerja baik yaitu (94,4%) pada RSUP HAM Medan, dan (97,2%) pada RSU Martha Friska Medan. Hasil analisis uji regresi linier diperoleh persamaan pengaruh imbalan jasa terhadap kinerja di RSUP HAM Medan Kinerja = 36,722 + 0,653(imbalan jasa), dan di RSU Martha Friska Medan Kinerja = 43,034 + 0,710(imbalan jasa). Hasil uji “t” diperoleh Thitung ¬> Ttabel (2,518 > 2,000) dan probabilitas <0,05 (0,014< 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja perawat pelaksana di RSUP HAM Medan dan RSU Martha Friska Medan. Disarankan kepada pihak manajerial RSUP H. Adam Malik Medan dan RSU Martha Friska Medan untuk lebih memperhatikan pengelolaan sistem imbalan jasa.

Skripsi Keperawatan - Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Bidan Praktek Swasta Tentang Inisiasi Menyusu Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Bidan Praktek Swasta Tentang Inisiasi Menyusu Dini Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa. Inisiasi menyusu dini (IMD) adaiah rangkaian kegiatan di mana bayi yang baru saja lahir secara naluri melakukan aktifitas-aktifitas yang diakhiri dengan menemukan puling susu ibunya dan menyusu darinya.

Inisiasi menyusu dini dipercaya akan raembantu. meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit - penyakit yang beresiko kematian tinggi seperti kanker saraf, leukemia, dan beberapa penyakit lainnya, sehingga ASI sebagai sumber gizi terbaik yang dapat menyelamatkan jiwa bayi pada bulan - bulan pertama yang rawan atau pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kelahiran dapat mencegah kematian.

Adapun tujuan penelitian adaiah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap bidan tentang inisiasi menyusui dini di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa. Desain penelitian yang digunakan adaiah deskriptif korelasional dan sampel sebanyak 52 orang dengan teknik total sampling.

Penelitian ini dilakukan pada Februari sampai Juni 2011. Hasil penelitian ini menunjukkan babwa mayoritas responden berpengetahuan baik sebanyak 34 orang (65,4%), diikuti dengan responden yang berpengetahuan tidak baik sebanyak 18 orang (34,6%). Mayoritas responden yang bersikap negatif sebanyak 27 orang (51,9%) dan responden yang bersifat positif sebanyak 25 orang (48,1%). Hasil penelitian ini dianalisis dengan uji chi square dengan taraf signifikan a = 0,05 (p < 0,05). Hasil uji chi square diperoleh p=0,06 yang berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap bidan tentang inisiasi menyusui dini. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan, baik yang bekerja di dalam Puskesmas maupun yang berada di wilayah kerja Puskesmas, lebih menerapkan program inisiasi menyusu dini kepada ibu-ibu yang baru selelsai melahirkan serta memberi informasi-informasi penting kepada ibu-ibu tentang manfaat inisiasi menyusu dini untuk ibu dan bayinya.

Skripsi Keperawatan - Perbedaan Kemampuan Perawatan Diri Pre dan Post Strategi Pelaksanaan Komunikasi Defisit Perawatan Diri di Ruangan Kamboja Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Sumatera Utara Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Perbedaan Kemampuan Perawatan Diri Pre dan Post Strategi Pelaksanaan Komunikasi Defisit Perawatan Diri di Ruangan Kamboja Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Sumatera Utara Medan. Defisit perawatan diri merupakan suatu kondisi pada seseorang yang mengalami kelemahan kemampuan dalam melakukan atau melengkapi aktivitas perawatan diri.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan perawatan diri pre dan post strategi pelaksanaan komunikasi defisit perawatan diri di ruangan Kamboja Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Sumatera Utara Medan dengan menggunakan desain quasi eksperimen jenis non equivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling yaitu semua klien dengan masalah utama defisit perawatan diri yang berjumlah 16 orang.

Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan perawatan diri pre dan post strategi pelaksanaan komunikasi defisit perawatan diri. Perbedaan ini ditunjukkan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Strategi pelaksanaan komunikasi direkomendasikan untuk dilakukan di Rumah Sakit Jiwa lebih optimal dan untuk lebih meningkatkan kemampuan perawatan klien defisit perawatan diri sebaiknya perawat membuat jadwal agar kemampuan klien dalam melakukan perawatan diri terus meningkat.