Minggu, 15 September 2013

Skripsi Keperawatan – Pengetahuan Dan Tindakan Bidan Dalam Penanganan Anemia Pada Kehamilan Di BPS Kecamatan Medan Area

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Pengetahuan Dan Tindakan Bidan Dalam Penanganan Anemia Pada Kehamilan Di BPS Kecamatan Medan Area. Anemia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tertinggi pada wanita hamil. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia adalah 70% atau 7 dari 10 wanita hamil menderita anemia. Menurut data yang ada, jumlah penderita di Indonesia mencapai 30-55 % dari total penderita di dunia yang mencapai 500-600 juta orangAnemia yang menyebabkan turunnya daya tahan juga membuat penderita rentan terhadap penyakit.

Pada penderita anemia lebih sering disebut kurang darah, kadar sel darah merah (Hemoglobin atau Hb) di bawah nilai normal. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku bidan dalam penanganan anemia pada kehamilan di BPS Kecamatan Medan Area Tahun 2011. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan besar sampel sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2010 sampai Juni 2011. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner pengetahuan, sikap, tindakan yang masing-masing terdiri dari 10 pertanyaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bidan berpengetahuan cukup sebanyak 17 orang (50%) dan sebagian kecil berpengetahuan kurang sebanyak 5 orang (14,7%). Berdasarkan tindakan sebagian besar bidan mempunyai tindakan baik sebanyak 14 orang (41,2%) dan sebagian kecil mempunyai tindakan kurang sebanyak 8 orang (23,5%). Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi bidan, peneliti dan pendidikan sehingga dapat meningkatkan penanganan anemia pada kehamilan sebagai intervensi dalam memberikan asuhan ibu hamil.

Skripsi Keperawatan – Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Primigravida Trimester III Terhadap Teknik Menyusui Yang Benar

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Primigravida Trimester III Terhadap Teknik Menyusui Yang Benar. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Kesulitan menyusui biasanya terjadi ketika ibu baru melahirkan anak pertama. Selain ini merupakan pengalaman baru, biasanya ibu juga masih canggung dalam mengendong si kecil, atau bahkan mudah panik jika dia menangis keras karena sesuatu hal.

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap ibu primigravida trimester III terhadap teknik menyusui yang benar di Klinik Bersalin Ananda Medan Tahun 2011. Desain penelitian ini bersifat deskritif analitik dengan besar sampel 35 responden dengan metode pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berumur 20-35 tahun sebanyak 24 orang (68,6%), mayoritas responden berpendidikan SMA yaitu 23 orang (65,7%), dan mayoritas sumber informasi yang didapat ibu didapat dari tenaga kesehatan yaitu 18 orang (51,4%).

Analisa data menggunakan analisis product moment. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai P = 0,000 ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu primigravida trimester III terhadap teknik menyusui yang benar. Didapatkan juga nilai r = 0,739 menunjukkan hubungan kuat antara pengetahuan dan sikap ibu primigravida trimester III terhadap teknik menyusui yang benar, dengan arah positif menunjukkan jika salah satu variabel naik, maka variabel yang lain akan naik. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan dan sikap ibu primigravida trimester III berhubungan terhadap teknik menyusui yang benar, sehingga di harapkan agar bidan memberikan informasi tentang pentingnya teknik menyusui yang benar pada bayi.

Skripsi Keperawatan – Perubahan Pola Haid Saat Ujian Pada Mahasiswa Tingkat Iii Akbid Dr. Rusdi Medan Tahun 2011

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Perubahan Pola Haid Saat Ujian Pada Mahasiswa Tingkat Iii Akbid Dr. Rusdi Medan Tahun 2011. Haid merupakan proses pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan kecuali pada saat kehamilan. Siklus haid wanita sangat mudah dipengaruhi oleh suasana kehidupannya yang berhubungan dengan sistem saraf pusat dengan pancaindra, sistem hormonal, perubahan pada ovarium, dan uterus, serta rangsangan estrogen dan progesterone pada panca indra langsung pada hipotalamus dan melalui perubahan emosi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pola haid mahasiswa Akademi Kebidanan Dr. Rusdi Medan sebelum dan sesudah ujian. Desain penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan one-group pretest posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 33 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampel. Analisa data yang digunakan adalah uji t-dependen. Dari hasil uji t-dependen disimpulkan ada perubahan siklus haid yang signifikan sebelum dan sesudah ujian (nilai P = 0,000).

Juga dapat disimpulkan ada perubahan lamanya haid responden yang signifikan sebelum dan sesudah ujian (nilai P = 0,008). Dan ada perubahan jumlah perdarahan haid yang signifikan sebelum dan sesudah ujian (nilai P = 0,030). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa siklus haid, lamanya haid dan banyaknya perdarahan yang dialami selama haid mempengaruhi perubahan pola haid dan juga dapat diketahui bahwa ada perubahan pola haid pada mahasiswa sebelum dan sesudah ujian yang dilihat berdasarkan siklus haid, lamanya haid dan banyaknya perdarahan yang dialami selama haid. Jadi, penting bagi mahasiswa untuk lebih mengenal tanda perubahan siklus haid yang dialami agar dapat membantu mengetahui perubahan pola haid yang mungkin terjadi dan memperkirakan siklus haid yang datang.

Skripsi Keperawatan – Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Teknik Mengejan Yang Benar Saat Persalinan Di Klinik Ananda Medan Tahun 2011

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Teknik Mengejan Yang Benar Saat Persalinan Di Klinik Ananda Medan Tahun 2011. Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar di negara berkembang. Di negara miskin sekitar 25-50% kematian wanita usia subur disebabkan hal yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Kematian saat melahirkan biasanya menjadi faktor utama mortalitas wanita muda pada masa puncak produktivitasnya.

Tahun 1996 WHO memperkirakan lebih dari 585.000 ibu per tahunnya meninggal pada saat hamil atau bersalin. Persalinan adalah suatu proses hasil pengeluaran konsepsi dari dalam uterus melalui vagina yang dapat hidup di dunia luar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan ibu primigravida dalam melakukan teknik mengejan yang benar pada saat persalinan yang dilakukan di Klinik Ananda Medan tahun 2011 untuk mengurangi angka kematian ibu serta memperkecil kasus- kasus yang berkaitan dengan resiko persalinan.

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan besar sampel sebanyak 83 orang dengan metode pengambilan accidental sampling, Penelitian ini mulai dari bulan Februari- April 2011 dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. analisis data menggunakan tabel distribusi frekuensi, Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari 83 responden mayoritas berumur 26-31 tahun yaitu 35 orang (42%), berpendidikan mayoritas SMA yaitu 41 orang (49,9%), pekerjaan mayoritas ibu rumah tangga 41orang (49,4%) dan mayoritas berpengetahuan cukup 38 orang (45,8%), Dari hasil penelitian diharapkan agar peneliti lanjutan lebih spesifik meneliti variabel yang lebih bervariasi atau dari sisi korelasi pengetahuan ibu primigravida tentang tehnik mengejan yng benar saat persalinan, dan dari hasil penelitian ini diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan pendiddikan dan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil khususnya primigravida yang belum pernah mengalami persalinan tentang bagaimana teknik mengejan yang benar saat proses persalinan.

Skripsi Keperawatan – Pengetahuan Dan Sikap Ibu Primigravida Terhadap Tanda-Tanda Bahaya Bayi Baru Lahir Di Klinik Ananda Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Pengetahuan Dan Sikap Ibu Primigravida Terhadap Tanda-Tanda Bahaya Bayi Baru Lahir Di Klinik Ananda Medan. Tanda-tanda bahaya bayi baru lahir merupakan suatu gejala yang dapat mengancam kesehatan bayi, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Pola penyakit penyebab kematian neonatal adalah infeksi (32%), asfiksia (29%), komplikasi prematuritas (24%), kelainan bawaan (10%), dan lain-lain (5%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu primigravida terhadap tanda-tanda bahaya bayi baru lahir di Klinik Ananda Medan Tahun 2011.

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan metode pengambilan sampel accidental sampling, dengan besar sampel sebanyak 84 orang. Dari hasil penelitian diperoleh mayoritas ibu berumur antara 21-29 tahun yaitu sebanyak 67 orang (79,8%), pendidikan ibu terbanyak SMA yaitu sebanyak 34 orang (40,5%), pekerjaan ibu terbanyak sebagai ibu rumah tangga yaitu sebanyak 51 orang (60,7%). Berdasarkan pengetahuan ibu primigravida mayoritas berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 37 orang (44,0%).

Berdasarkan sikap, sebagian besar ibu primigravida bersikap positif terhadap tanda-tanda bahaya bayi baru lahir yaitu sebanyak 81 orang (96,4%). Dengan demikian, diharapkan kerjasama yang baik antar tim petugas kesehatan untuk mengadakan kegiatan-kegiatan penyuluhan kesehatan tentang tanda-tanda bahaya bayi baru lahir untuk memberikan pengetahuan dan sikap yang baik terhadap tanda-tanda bahaya bayi baru lahir.

Skripsi Keperawatan – Perilaku Ibu Pascasalin Dalam Melakukan Vulva Hygiene Di Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Perilaku Ibu Pascasalin Dalam Melakukan Vulva Hygiene Di Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Pada saat masa pascasalin infeksi merupakan sebagai faktor lain penyebab kematian ibu. Hal ini sering terjadi karena kebersihan (hygiene) yang buruk setelah persalinan. Beberapa bakteri dapat menyebabkan infeksi pascasalin, sebaiknya ibu dianjurkan untuk menjaga personel hygiene, yaitu dalam melakukan vulva hygine.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku ibu pascasalin dalam melakukan vulva hygiene di wilayah kerja puskesmas muliorejo kecamatan sunggal kabupaten deli serdang tahun 2011. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan besar sampel 46 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Total sampling melalui kuesioner dan hasil penelitian dianalisis dengan univariat. Penelitian dilakukan pada bulan Febuari sampai Maret 2011. Instrument dalam penelitian ini berupa kuesioner pengetahuan, sikap, tindakan yang masing-masing berisi 10 pertanyaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu pascasalin berpengetahuan baik sebanyak 36 orang (78,3%) dan sebagian kecil berpengetahuan cukup sebanyak 10 orang (21,7%). Berdasarkan sikap sebagian besar ibu pasca salin dalam melakukan vulva hygiene mempunyai sikap positif sebanyak 44 orang (95,7%) dan sebagian kecil mempunyai sikap negatif sebanyak 2 orang (4,3%). Berdasarkan tindakan sebagian besar ibu pascasalin dalam melakukan vulva hygiene sebanyak 46 orang (100%) melakukan vulva hygiene. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ibu pasca salin, peneliti dan bagi puskesmas sehingga dapat meningkatkan dan memberikan asuhan kebidanan ibu pascasalin terutama dalam memelihara kebersihan alat kewanitaannya dengan cara melakukan vulva hygiene.

Skripsi Keperawatan – Kecemasan Pasangan Usia Subur Terhadap Infertilitas Sekunder

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Kecemasan Pasangan Usia Subur Terhadap Infertilitas Sekunder. Setelah memiliki anak pertama dan berkeinginan untuk memiliki anak kedua, tidak sedikit para ibu yang mengalami kesulitan untuk hamil lagi. Kondisi ini dikenal dengan sebutan infertilitas sekunder. Menurut Badan Statistik di Amerika Serikat pada tahun 2006, diperkirakan 3,3 juta pasangan di Amerika Serikat mengalami infertilitas sekunder. Di Indonesia dilaporkan oleh Nur Sibuea (1999), pasangan yang mengalami infertilitas sekunder sebesar 15,6 %.

Kegagalan mengembangkan keluarga pada pasangan suami istri akan menyebabkan perasaan sedih dan cemas. Untuk itu perlu diketahui kecemasan pasangan usia subur tersebut terhadap infertilitas sekunder. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kecemasan pasangan usia subur terhadap infertilitas sekunder. Desain penelitian yang digunakan kualitatif fenomenologi. Waktu penelitian mulai dari September 2010 – Mei 2011, jumlah partisipan sebanyak enam pasang suami istri.

Dari penelitian diperoleh reaksi pasangan terhadap infertilitas sekunder adalah kesedihan, cemburu/iri dan cemas. Dampak perubahan psikologis akibat infertilitas sekunder. Kemampuan mengatasi masalah adalah berusaha mencari dan mengikuti program pengobatan baik medis maupun tradisional, pasrah dan berdoa, berusaha melupakan atau mengalihkan perhatian dan menceritakan masalah kepada orang lain/keluarga.

Harapan para pasangan infertilitas sekunder. Keenam partisipan istri mengatakan cemas karena usia mereka sudah beresiko untuk hamil. Keenam partisipan istri juga menceritakan masalah mereka kepada orang lain yang senasib dengannya juga dengan keluarga. Semua pasangan partisipan mempunyai harapan yang cerah buat anak mereka walaupun hanya satu orang saja. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar memberikan informasi, masukan serta dukungan kepada pasangan yang mengalami infertilitas sekunder.