Minggu, 15 September 2013

Skripsi Keperawatan – Pengaruh Kepemimpinan Kepala Ruangan Terhadap Motivasi Kerja Perawat Pelaksana Di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Pengaruh Kepemimpinan Kepala Ruangan Terhadap Motivasi Kerja Perawat Pelaksana Di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Kepemimpinan adalah sebagai kemampuan untuk mempengaruhi kelompok demi tercapainya tujuan organisasi. Motivasi kerja adalah keinginan untuk melakukan sesuatu sebagai kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi untuk tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala ruangan terhadap motivasi kerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan.

Penelitian ini menggunakan desain deskripsi korelasi. Berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat signifikansi (α) = 0.05 diperoleh sampel sebanyak 88 perawat pelaksana di RS Islam Malahayati Medan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling jenis simple random sampling dengan instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Metode analisa menggunakan analisa deskripsi dengan frekuensi dan persentase, dan analisa korelasi menggunakan uji Kruskall Wallis test. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh mayoritas responden wanita (93,2%), dengan tingkat pendidikan rata-rata D3 (97,7%). Mayoritas usia responden 21-34 tahun (73,9%), rata-rata lama bekerja 1-10 tahun (72,7%). Mayoritas responden belum menikah (61,4%) dan mayoritas gaji responden (54,5%) yakni Rp.800.000; - Rp.1.199.000;. Mayoritas perawat pelaksana mempersepsikan kepala ruangan memiliki kepemimpinan participating (53,4%), mayoritas perawat pelaksana memiliki motivasi kerja tinggi 70,5%, motivasi kerja sedang 29,5% dan tidak ada motivasi kerja yang rendah.

Hasil analisa data diperoleh nilai signifikansi (p)= 0,001 yang menjelaskan bahwa Ho ditolak. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan kepala ruangan terhadap motivasi kerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Peneliti mengharapkan Kepala Ruangan Di Rumah Sakit Adam Malik menerapkan kepemimpinan participating karena terbukti efektif meningkatkan motivasi kerja perawat pelaksana. Pada penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan metode observasi dalam pengumpulan data agar data yang diperoleh lebih obyektif dan akurat dan menghindari subyektivitas responden.

Skripsi Keperawatan – Gambaran Pelaksanaan Rawat Gabung dan Motivasi Ibu Pasca Salin dalam Memberikan Air Susu Ibu (ASI) Di Ruang Rindu B1 Di RSUP HAM Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Gambaran Pelaksanaan Rawat Gabung dan Motivasi Ibu Pasca Salin dalam Memberikan Air Susu Ibu (ASI) Di Ruang Rindu B1 Di RSUP HAM Medan. Rawat gabung merupakan satu sistem perawatan dimana ibu dan bayi yang baru dilahirkan dirawat ditempat yang sama selama 24 jam penuh dalam seharinya. Rawat gabung memungkinkan ibu menyusui bayinya kapan saja bayi menginginkannya. Tetapi, ternyata masih banyak ibu yang mengeluh dan malas dalam hal memberikan ASI.

Mengingat pentingnya rawat gabung agar terlaksana program ASI Ekslusif, maka diperlukan peningkatan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya rawat gabung dan pemberian ASI pada bayi pada ibu pasca salin, agar pelaksanaannya menjadi lebih efektif. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pelaksanaan rawat gabung dan motivasi ibu pasca salin dalam memberikan Air Susu Ibu (ASI) di Rindu B1 di RSUP Haji Adam Malik Medan. Jumlah sampel penelitian ini adalah 30 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan mulai bulan Januari sampai April 2011 dan hasil analisa disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase.

Hasil analisa data yang diperoleh dari 30 responden menunjukkan pelaksanaan rawat gabung masih dalam kategori kurang baik. Hal ini disebabkan karena tidak semua ibu dan bayi segera di tempatkan dalam satu ruangan yang sama dan juga karena mayoritas ibu yang bersalin tidak mendapatkan pendidikan kesehatan yang seharusnya diterima. Meskipun demikian, hasil analisa data tentang motivasi ibu pasca salin dalam memberikan ASI menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki motivasi yang kuat dalam hal memberikan ASI (66,7%). Untuk penelitian selanjutnya diharapkan untuk mencari seberapa besar hubungan pelaksanaan rawat gabung dengan motivasi ibu pasca salin dalam memberikan ASI dan hubungan tingkat pengetahuan petugas kesehatan tentang pelaksanaan rawat gabung dengan keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

Skripsi Keperawatan – Hubungan Peran Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) Yang Mengalami Hospitalisasi Di Ruang III Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Hubungan Peran Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) Yang Mengalami Hospitalisasi Di Ruang III Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan. Peran keluarga adalah tingkah laku spesifik yang diharapkan oleh seseorang dalam konteks keluarga yang menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu.

Hospitalisasi merupakan suatu proses yang mana karena suatu alasan yang berencana atau darurat, mengharuskan anak untuk tinggal di Rumah Sakit, menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangannya kembali ke rumah. kondisi tersebut dapat menjadi faktor stressor baik terhadap anak maupun keluarga. Seorang anak bila menghadapi lingkungan yang baru dikenal akan mengalami perasaan takut dan cemas.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan tujuan mengidentifikasi hubungan peran keluarga dengan tingkat kecemasan anak usia sekolah yang mengalami hospitalisasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan 36 responden pada keluarga yang menjaga anak usia sekolah yang di rawat di Ruang III Rumah Sakit Umum dr. Pirngadi Medan.

Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 8 Februari sampai 8 Maret 2011. Proses pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner menggunakan metode wawancara. Uji korelasi yang digunakan adalah Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif antara peran keluarga dengan tingkat kecemasan anak usia sekolah (r = - 0,342; p = 0,041) dengan interpretasi hubungan sedang.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan peran keluarga dengan tingkat kecemasan anak yang mengalami hospitalisasi. Hasil penelitian ini menjadi evidence based bagi perawat ruangan anak agar lebih peka dan memiliki pemahaman pentingnya peran keluarga pada setiap intervensi yang akan diberikan khususnya pada pasien anak, sehingga dapat meminimalkan dampak dari hospitalisasi pada anak. Untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan penelitian pada anak yang diagnosa penyakitnya sama.

Skripsi Keperawatan – Efek Terapi Musik Klasik Terhadap Nyeri Persalinan Di Klinik Ananda Medan

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Efek Terapi Musik Klasik Terhadap Nyeri Persalinan Di Klinik Ananda Medan. Persalinan adalah suatu proses membuka dan menipisnya serviks serta terjadi kontraksi uterus sehingga menyebabkan nyeri pada proses persalinan. Nyeri adalah usaha pertahanan tubuh karena timbul dari jaringan yang rusak yang dapat menyebabkan seseorang bereaksi dengan mencari cara untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut.

Individu yang merasakan nyeri merupakan penilai terbaik dari nyeri yang dialaminya dan harus dapat menggambarkan dan membuat tingkat nyeri tersebut. Keterampilan yang paling bermanfaat untuk mengatasi rasa nyeri bersalin diantaranya terapi musik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek terapi musik klasik dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan pada persalinan kala I fase aktif sebelum dan setelah intervensi.

Penelitian ini menggunakan desain quasy-eksperimen yang bersifat one group pretest-posttest. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah 32 orang dengan metode pengambilan sampel total sampling. Analisa data yang digunakan uji t-dependent. Hasil penelitian diperoleh karakteristik responden mayoritas berumur 20 – 35 tahun sebanyak 26 orang (81,3%), berdasarkan jumlah anak mayoritas responden memiliki < 2 orang anak sebanyak 17 orang (53,1%), berdasarkan agama mayoritas responden beragama islam sebanyak 17 orang (53,1%), berdasarkan suku mayoritas responden bersuku batak sebanyak 15 orang (46,9%), berdasarkan pendidikan mayoritas responden berpendidikan SMU sebanyak 19 orang (59,4%), dan berdasarkan pekerjaan mayoritas responden adalah ibu rumah tangga sebanyak 22 orang (68,8%).

Intensitas nyeri responden sebelum dilakukan intervensi rata-ratanya adalah 2,59 dengan standar deviasi 0,499. Sedangkan rata-rata intensitas nyeri responden setelah dilakukan intervensi adalah 1,97 dengan standar deviasi 0,595. Dari uji statistik dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dilakukan intervensi dan setelah dilakukan intervensi (nilai P < 0,05). Dari hasil penelitian ini diketahui terapi musik efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada persalinan kala I fase aktif. Direkomendasikan dari hasil penelitian ini bahwa terapi musik dapat digunakan sebagai intervensi dalam asuhan kebidanan kepada ibu bersalin kala I fase aktif.

Skripsi Keperawatan – Persepsi Pasien Terhadap Peran Bidan Dalam Memberikan Pendidikan Kesehatan Pada Ibu Primigravida Dan Multigravida Trimester III Tentang Nyeri Persalinan Di BPS Kecamatan Medan Area

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Persepsi Pasien Terhadap Peran Bidan Dalam Memberikan Pendidikan Kesehatan Pada Ibu Primigravida Dan Multigravida Trimester III Tentang Nyeri Persalinan Di BPS Kecamatan Medan Area. Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi yaitu 307/100.000 kelahiran hidup. Dari 5 juta persalinan setiap tahunnya, 20.000 diantaranya wanita meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan yang salah satunya disebabkan kerena rendahnya peran tenaga kesehatan khususnya bidan dalam memberikan pendidikan kesehatan pada ibu tentang nyeri persalinan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat persepsi pasien terhadap peran bidan dalam memberikan pendidikan kesehatan pada ibu primigravida dan multigravida trimester III tentang nyeri persalinan. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 34 orang bidan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling.

Analisa yang digunakan yaitu univariat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dari 34 responden mayoritas bidan berumur antara 36-40 tahun yaitu 10 orang (28.6%), berpendidikan D3 yaitu 17 orang (48.6%), memiliki pengalaman bekerja 6-10 tahun yaitu 12 orang (34.3%). Dari hasil uji statistik diketahui persepsi pasien terhadap peran serta bidan baik yaitu sebanyak 22 orang (62.9%), cukup yaitu sebanyak 8 orang (22.9%), dan kurang yaitu sebanyak 4 orang (11.4%).

Secara keseluruhan disimpulkan bahwa mayoritas pasien memiliki persepsi yang baik terhadap peran bidan dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang nyeri persalinan. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada instansi pelayanan kesehatan khususnya bidan untuk dapat lebih meningkatkan perannya dalam memberikan pendidikan kesehatan sedini mungkin kepada ibu hamil baik primigravida maupun multigravida trimester III tentang nyeri persalinan.

Skripsi Keperawatan – Pengetahuan Dan Sikap Ibu Primipara Terhadap Perawatan Bayi Baru Lahir Di Rumah Dalam Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Pengetahuan Dan Sikap Ibu Primipara Terhadap Perawatan Bayi Baru Lahir Di Rumah Dalam Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Kesehatan adalah salah satu unsur dari masyarakat yang sejahtera, yaitu tercapainya hak atas hidup sehat bagi seluruh lapisan masyarakat melalui sistem kesehatan yang dapat menjamin terlindunginya masyarakat dari berbagai resiko yang dapat mempengaruhi kesehatan dan tersedianya pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau dan merata.

Perawatan yang tepat sangat dibutuhkan oleh bayi karena bayi merupakan makhluk yang lemah dan tidak mampu memenuhi serta melindungi dirinya sendiri Perawatan tersebut meliputi pemberian ASI, perawatan tali pusat, memandikan bayi dan membedong bayi. Penelitian ini bersifat deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primipara di Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli serdang, teknk pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling.

Hasil penelitian menemukan bahwa dari 21 responden mayoritas usia 21-34 tahun sebanyak 61,8%, sedangkan minoritas usia >35 tahun sebanyak 4 orang (11,8%), mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 55,9%, sedangkan minoritas SD sebanyak 2,9%, mayoritas sebagai ibu rumah tangga sebanyak 41,2%, sedangkan minoritas petani sebanyak 2,9%, dan dari segi pengetahuan mayoritas ibu berpengetahuan baik sebanyak 67,6%%, minoritas berpengetahuan kurang sebanyak 14,7%, sikap ibu primipara mayoritas positif sebanyak 97,1%, minoritas ibu bersikap negatif sebanyak 2,9 %. Diharapkan kepada ibu primipara agar lebih meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam perawatan bayi baru lahir yang akan disampiakan melewati posyandu dan bidan-bidan di wilayah tersebut.

Skripsi Keperawatan – Gambaran Faktor-Faktor Non Medis Yang Mendorong Ibu Melakukan Persalinan Sectio Caesarea

Download Kumpulan Proposal dan Skripsi Keperawatan Lengkap – Gambaran Faktor-Faktor Non Medis Yang Mendorong Ibu Melakukan Persalinan Sectio Caesarea. Pada masa lalu melahirkan secara sectio ceasarea menjadi hal yang menakutkan karena beresiko kematian. Saat ini proses melahirkan secara sectio caesarea diduga bukan karena indikasi medis namun dipicu oleh faktor non medis.

Angka kesakitan dan kematian lebih tinggi pada persalinan section caesarea dibanding persalinan normal karena ada peningkatan resiko yang berhubungan dengan proses persalinan sampai keputusan dilakukannnya sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor non medis yang mendorong ibu melakukan persalinan section caesarea. Penelitian ini bersifat deskriptif.

Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2010 – April 2011 dengan sasaran penelitian ibu- ibu yang memilih persalinan Sectio Caesarea karena faktor-faktor non medis. Metode pengambilan sampel yaitu dengan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Dari hasil penelitian 30 orang responden yang dilakukan didapat bahwa gambaran faktor nyeri persalinan terhadap persalinan Sectio Caesarea sebanyak 30 orang (100%), gambaran faktor kosmetik sex terhadap persalinan Sectio Caesarea sebanyak 10 orang (33,3%) dan gambaran faktor budaya terhadap persalinan Sectio Caesarea sebanyak 6 orang (20,0%).